Drama dan Film Korea yang Banyak Ditonton Masyarakat Indonesia

Masyarakat Indonesia tentunya sudah sangat familiar dengan berbagai artis korea baik laki-laki maupun perempuan. Biasanya artis korea identik dengan dengan parasnya yang cantik dan tampan. Selain itu perawakan mereka semakin membuat mereka menjadi semakin digemari di Indonesia. berbagai jenis industri hiburan sudah lama menjadi bagian dari hiburan masyarakat Indonesia. ada banyak jenis industri hiburan yang bisa dinikmati oleh masyarkaat Indonesia seperti musik, film, hingga drama korea.

Ada banyak alasan mengapa drama korea sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia. salah satunya adalah karena alur ceritanya yang tidak bisa ditemukan di drama serial di Indonesia. Berikut ada beberapa best korean dramas of all time 2017 yang wajib untuk ditonton :

  • The greates love

Drama korea pertama yang wajib untuk ditonton para pecinta drama korea adalah the greates love. Drama korea ni memiliki cerita yang ringan, lucu, manis dan terkadang menyedihkan. Fokus ceritanya ada pada Ku Ae Jung yang merupakan vokalis dari ex popular girl group yang bernama National Treasure Girls.

  • Coffee to go

Drama korea selanjutnya yang wajib Anda tonton adalah a coffee to go. Drama korea ini dimainkan oleh Kim Soo Hyun. Pada drama tersebut Kim Soo Hyun memiliki peran menjad aktor yang terkenal dimana dia tidak nyaman pada ketenaran serta keluarganya yang memiliki harta berlimpah. Sehingga dia melarikan diri dan ingin merasakan hidup yang bebas.

  • W – Two Worlds

Drama korea yang berceria mengenai ahli bedah. Dia terperangkap dalam dunia kartun webtoon.

Anda juga bisa menyakiskan berbagai film korea yang tidak kalah bagusnya. Berikut beberapa film yang masuk ke dalam best korean movies of all time 2017 :

  • An Ode to My Father

Penggambaran mengenai sejarah korea dengan modern. Bercerita dari tahun 1950 sampai dengan sekarang mengenai kisah cinta seorang pria.

  • My sassy girl

film dengan jenis drama komedi yang unik. Bercerita mengenai mahasiswa jurusan teknik dan seorang perempuan yang cuek

  • Always

Film yang menceritakan mengenai kisah cinta dari mantan petinju. Mantan petinju tersebut mengalami kebutaan.

Manfaat dari Mendengarkan Musik

Banyak sekali jenis-jenis musik didunia ini, dari yang bergenre Rock, Pop, Metal, Classic bahkan Jazz. Dari jenis-jenis musik tersebut ternyata menyimpan segudang manfaat untuk diri kita lho.

Jadi jangan pernah satu haripun anda tidak dengarkan musik favoritmu. Saat ini juga akan saya kasih tahu apa sajakah faedah dari musik yang senantiasa kita dengar sehari-harinya.

1. Musik membuat kamu tambah lebih semangat.

Waktu hari-harimu dirundung kebosanan yang tidak kunjung henti atau bahkan juga anda hingga terasa malas untuk menggerakan tubuhmu serta lebih pilih untuk berdiam diri disuatu tempat tanpa ada kesibukan apa pun, awalilah pilih lagu-lagu favoritmu.

Dengan anda dengarkan musik favoritmu, otak anda dapat melepas hormon dopamine yang membuat kamu jadi bahagia serta semangat.

Namun janganlah dengarkan lagu sedih ya! Mengapa tidak dianjurkan lagu sedih atau bertempo lambat? Karna ini juga akan membuat kamu jadi lebih malas untuk lakukan kegiatan.

2. janganlah salah, musik juga mungkin saja obat manjur untuk menghindar terjadinya penyakit Alzheimer.

Apakah itu penyakit Alzheimer? yaitu penyakit dimensia yang seringkali diikuti dengan melemahnya daya kerja otak kita. Apa hubungan dengan musik? Musik dapat melindungi peranan otak kita, bahkan juga waktu kita dengarkan musik, musik dapat buat beberapa sel saraf pada otak kita dapat bekerja.

Bila ini ilakukan dengan teratur kekuatan otak kita dapat jadi lebih tajam serta jernih. Mumpung kita masih tetap muda mari kita hindari penyakit-penyakit yang merugikan kita diwaktu yang akan datang.

3. Membuat kamu lebih konsentrasi.

Dalam kehidupan keseharian anda dituntut untuk konsentrasi dalam lakukan apa pun. Karna jika kita tidak konsentrasi, apa yang kita lakukan dapat berantakan atau bahkan juga ketunda-tunda serta pada akhirnya tidak usai.

Beberapa orang yang sudah coba dengarkan musik sembari beraktivitas mereka dengan berbarengan, dapat jadi lebih konsentrasi dalam beraktivitas yang mereka lakukan. Waktu kita sudah konsentrasi, pekerjaan yang kita lakukan dapat lebih cepat usai.

Baca Juga: Lirik Lagu Memori Berkasih

4. Menolong pencernaan terlebih untuk bayi.

Soal-olah tidak ada habisnya faedah dari musik tersebut, musik seperti memilik daya magis yang memberi banyak faedah untuk kehidupan kita. Serta faedah yang paling unik yaitu musik dapat menolong memperlancar pencernaan pada anak.

Waktu anak dengarkan musik, bayi jadi lebih santai serta waktu bayi tengah santai pencernaan dapat jalan dengan tambah baik, bahkan juga dapat tingkatkan metabolisme badan pada bayi itu.

Pelayanan BPJS Masih Lancar

Berita Kediri

Pelayanan BPJS Masih Lancar. Polemik fatwa haram MUI terkait Progam Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS), dengan alasan adanya salah satu ketidak jelasan di dalam perjanjian saat pendaftaran menjadi anggota, tidak berpengaruh terhadap pelayanan BPJS di Kabupaten Tulungagung.  Aktifitas warga tetap berjalan dan ada yang menjadi anggota baru BPJS. Kepala Humas RSUD Berita Kediri dr Iskak Tulungaung, Moh Rifai menyatakan, terkait fatwa MUI tentang BPJS tak berdampak pada  rumah sakit. Pelayanan masih berjalan seperti biasanya. Sampai saat ini rumah sakit berfungsi memberikan pelayanan kepada semua lini yakni melalui BPJS, umum maupun melalui asuransi lain.

“Mudah – mudahan tidak terjadi perubahan yang signifikan terkait adanya fatwa tersebut. Berita Kediri Namun, rumah sakit tetap melayani semua pasien yang melalui BPJS maupun ansuransi lainnya,” ungkapnya. Disamping itu, BPJS Tulungagung tidak begitu merisaukan terkait fatwa haram. Sebab kebijakan itu dari pemerintah pusat.  “ Azaz BPJS sudah merupakan  gotong royong dan nirlaba. Kita lihat kemaslahatan Berita Kediri saat ini. Peran negara sangat besar dalam program BPJS ini. Bairkan mereka yang terkait kembali berdialog,” ungkap Kepala BPJS  Tulungagung,  Adianto.

Menurut dia, dalam pelaksanaan BPJS selama ini, negara telah melakukan defisit sebesar Rp 2,7 triliun. Karena memang sebagian besar memberikan subsidi kepada warga, setelah terdaftar  sebagai anggota Berita Kediri BPJS. Sedangkan mengenai sejumlah warga yang telah terdaftar sebagai anggota BPJS yang selama ini tidak mengalami sakit, uangnya tersebut digunakan subsidi silang. Dia menegaskan, jumlah uang yang dibayar bagi mereka yang sudah menjadi anggota BPJS. Dengan uang yang telah diklaimkan  dari  BPJS ke sejumlah rumah sakit  serta puskesmas, tentu tidak cukup. Itu terbukti negara terus melakukan defisit.

Sedangkan soal denda Berita Kediri keterlambatan membayar bagi anggota BPJS, yang menjadi salah satu landasan fatwa haram, dirinya tidak menampik hal itu. “Memang ada denda sebesar dua persen. Itu merupakan langkah agar mereka disiplin dan tidak terlambat lagi,” tegasnya. Dia menambahkan, masyarakat perlu melihat manfaat BPJS, berapa orang pasien yang kurang mampu bisa melakukan cuci darah. Padahal biaya  untuk cuci darah cukup mahal. Namun dengan BPJS bisa teratasi bagi warga yang kurang mampu. “Saat ini pelayanan BPJS  masih terus beraktifitas sesuai dengan kebijakan pemerintahan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua MUI Tulungagung, M Hadi Muhammad Mahfud, mengakui sudah mendengar terkait fatwa haram dari MUI  pusat. Namun tidak mengetahui secara detail mengenai alasan memberikan fatwa haram. Menurut dia, Berita Kediri memang  ada sejumlah ketidakjelasan dalam pelaksanaan BPJS. Termasuk  uang yang telah dibayarkan dan mereka yang tidak pernah sakit. Maka  keberadaan uang tentu perlu mendapatkan perhatian. “Ya memang perlu ada evaluasi. Kami tidak bisa berkomentar lebih detail. Itu merupakan  persoalan nasional,” jelas dia.

Terbukti Ratu Atut Mendapatkan Vonis 5,5 Tahun Penjara

Vonis Ratu Atut – Eks Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah divonis 5 th. 6 bulan dan denda Rp 250 juta subsider 3 bulan kurungan. Ratu Atut terbukti melaksanakan tindakan korupsi bersama mengatur sistem penganggaran pengadaan alkes Banten dan membuat kerugian negara sebesar Rp 79 miliar.

“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan memastikan bersalah melaksanakan tindak pidana korupsi,” ujar hakim ketua Mashud membacakan amar putusan didalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jl Bungur Besar, Jakarta Pusat, Kamis (20/7/2017).

Dalam pertimbangannya majelis hakim menyebut Atut terbukti memperkaya dirinya sebanyak Rp 3,8 miliar dan memperkaya adiknya Tubagus Chaeri Wardhana Rp 50 miliar. Dari sumber berita politik yang dikutip dari arah.com

“Rp 2 miliar dipotong ongkos keterlambatan penyelenggara senilai prosentase Rp 957 juta maka jumlah pembayaran yang diterima Baharuddin lewat Tri Rp 1,4 miliar, dan masih terkandung Rp 50 miliar yang merupakan anggota keuntungan Tubagus Chaeri Wardhana,” kata hakim.

“Terdakwa udah terima duwit 2,5 % didalam sistem rencana pengadaan alkes yaitu sejumlah Rp 3,8 miliar,” kata hakim.

Sebagai Gubernur Banten, Atut terbukti melaksanakan melaksanakan pergantian anggaran APBD dan APBDP th. anggaran 2012 untuk pengadaan alkes. Atut termasuk diketahui terima fee 2,5 % berasal dari pergantian anggaran alkes RS Rujukan selanjutnya dan membuat kerugian sebesar Rp 79 miliar.

“Menyetujui pengaturan pelaksanaan pelelangan anggaran pada pengadaan alkes pada RS Rujukan Provinsi Banten bersama pihak-pihak tertentu,” ujar hakim.

“Menyetujui pembelian pada pihak lain agar mengundang kerugian negara. Akibat penyalahgunaan anggaran membuat sistem HPS sistem perencanaan, dan pelelangan alkes pada th. anggaran 2012 membuat kerugian negara sejumlah Rp 79 miliar,” tambah hakim.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyebut perihal yang memberatkan Atut yaitu tidak menolong program pemerintah didalam perihal pemberantasan korupsi. Sementara perihal yang meringankaan Atut mengakui perbuatannya dan berlaku sopan selama di persidangan.

“Tidak menolong program pemerintah memberantas korupsi. Sementara perihal yang meringankan terdakwa berlaku baik selama di persidangan, mengakui kekeliruan dan udah mengembalikan duwit Rp 3,8 miliar ke negara” kata hakim.

Atas perbuatannya Atut terbukti melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 jo Pasal 12 huruf e UU 31 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.